ads

Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Air Terjun Widuri

Air Terjun Widuri, Kemaduoh Batur, Tawangharjo, grobogan
Air Terjun Widuri Terletak di Ds. Kemadoh Batur, Kec. Tawangharjo + 19 Km Timur laut kota Purwodadi. Obyek wisata Air Terjun Widuri berada di tengah kawasan hutan Jati dengan panorama alami yang sangat indah mempesona. Dengan dilengkapi oleh seareal tanah yang cukup luas sebagai bumi perkemahan, menambah daya tarik wisatawan, khususnya para remaja yang memiliki jiwa petualang dan pecinta alam.
Nama widuri sendiri berasal dari kata widodaren yang mempunyai arti bidadari dalam bahasa Indonesia. Menurut cerita warga setempat, air terjun ini adalah tempat mandinya 7 bidadari yang kemudian salah satu dari bidadari yang bernama dewi nawangwulan tersebut menjadi istri Jaka Tarub karena selendang milik sang bidadari yang diambil dari pemuda itu. Cerita ini menjadi salah satu cerita rakyat milik Indonesia yang cukup terkenal hingga pernah beberapa kali sempat difilmkan oleh statiun Televisi nasional.

Dengan kebersihan air yang tidak perlu diragukan lagi, anda bisa menyegarkan badan anda dengan cara berenang di dalamnya. Air terjun widuri ini akan lebih ramai dikunjungi banyak orang saat menjelang hari puasa serta hari liburan lainnya yang tentunya banyak orang memilih air terjun ini untuk melewatkan waktu liburan.

Bagi anda yang hobi berfoto- foto, air terjun Widuri ini memiliki panorama yang indah dan tentunya akan membuat acara berfoto anda akan terasa menyenangkan dan memberi kepuasaan tersendiri bagi anda dengan indahnya panorama yang disajikan.
Kabupaten Grobongan dikenal dengan keajaiban alamnya, potensi wisata yang ada antara lainya Wisata alam : Api Abadi Mrapen, Bleduk Kuwu, Sendang Coyo, Sendang Kenyongan, Air Terjun Widuri, Goa-goa Stalaktit dan Stalakmit. Wisata Buatan : Makam Ki Ageng Selo, Waduk Kedung Ombong, Waduk Bendung Klambu.Kendati objek wisata di daerah Grobogan cukup potensial, namun belum bisa menghasilkan pendapatan secara maksimal, hal ini terbukti tiga tahun terakhir ini pendapatan sektor pariwisata masih minim. salah satu objek wisata di Grobogan yang potensial untuk digarap maksimal yakni Air Terjun Widuri.
Jika sudah berada di Purwodadi, tidak ada salahnya juga anda mampir ke Air terjun Widuri mengisi perut anda dengan kuliner khas sana yaitu nasi jagung botok yuyu dan juga sayur lompong lemi yang tentunya mampu membuat perjalanan anda di Purwodadi akan terasa lebih berkesan.(Berbagai Sumber)

Air Terjun Gulingan Grobogan

Air Terjun Gulingan, Sandi, Sedayu, Grobogan
AIR terjun Gulingan di Dusun Sandi, Desa Sedayu, Kecamatan Grobogan menjadi salah obyek wisata di Kabupaten Grobogan. Wisata alam ini menawarkan keindahan air terjun yang masih alami untuk dinikmati. Keindahan alamnya yang masih alami serta udara sejuk pegunungan kendeng utara menjadikan tempat ini bisa dijadikan surga bagi penikmat air terjun.

Lokasi wisata Air Terjun Gulingan ini, berada di sebelah utara Kabupaten Grobogan berbatasan dengan Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati. Dari Kota Purwodadi bisa ditempuh dengan waktu 45 menit dengan jarak 15 kilometer. Untuk menuju lokasi ini, wisatawan harus melewati jalur Purwodadi-Pati. Ketika sampai di masuk Desa Sedayu yang berbatasan dengan Desa Sumberjatipohon, Kecamatan Grobogan wisatawan harus masuk ke Dusun Sandi.

Melewati jalan Desa tersebut sudah terlihat bagus dengan jalan beton rabat. Namun ditengah perjalan melewati hutan KPH Perhutani Purwodadi ada 200 jalan masih rusak dan belum dibeton. Kemudian jalan rabat beton melawati jalan kampung. Ketika melewati jalan ini harus hati-hati karena jalan sempit sekitar empat meter. Terutama ketika memakai mobil.

Jarak dari jalan utama Purwodadi-Pati masuk ke Dusun Sandi sampai lokasi sekitar tiga kilometer dengan jalan naik turun. Lokasi air terjun gulingan tidak ada penanda arah dari jalan. Ketika sampai di kampung bertanya kepada warga sekitar. Maka akan ditunjukan tempat parkir kendaraan di rumah penduduk sekitar.

Menuju lokasi wisata air terjun gulingan tidak bisa memakai kendaraan bermotor. Baik roda dua dan roda empat. Wisatawan harus berjalan kaki dengan kondisi jalan menanjak naik turun sekitar dua kilometer. Pengunjung harus melewati hutan jati dengan jalan setapak. Setiap jarak 500 meter ada papan petunjuk yang baru dipasang satu bulan lalu.

Selain hutan jati dan mahoni, pengunjung disuguhi dengan pemandangan tanaman jagung dan batu kapur. Jalanan terjal dan curam. Pengunjung harus ekstra hati-hati ketika melewati usai hujan turun. Setelah berjalan sekitar satu kilometer dengan jalan menanjak. Ditengah perjalanan juga ada wisata gua lurung. Maka setengah perjalanan jalanan landai dan turun. Dilokasi itu, pengunjung bisa menikmati pemandangan kota Purwodadi dari atas bukit.

Ketika sampai mendekati lokasi, warga sekitar sudah memasang bambu sebagai pembatas agar pengunjung tergelincir ke jurang. Sekitar 300 meter dari lokasi di atas bukit. Rasa letih selama perjalan terbayar dengan pemandangan tiga air terjun dengan air jernih mengalir dari atas bukit 20 meter. Pengujung bisa mengabadikan tiga air terjun dari atas bukit.

Menuju lokasi Air Terjun Gulingan. Jalan ke bawah masih terjal dan perlu kehati-hatian. Rasa lelah akhirnya bisa terbayar ketika sudah membasuhkan air di bawah air terjun. Satu air terjun mempunyai cabang air dengan air sedang, dua air terjun di sebelah kiri dengan kondisi air deras.

Harno warga setempat yang mengatakan, bahwa air terjun itu sudah ada sejak dulu. Namun, baru ramai sekitar satu tahun ini. Wisatawan mulai berdatangan dari berbagai kota setelah banyak tahu keindahan air terjun yang masih alami.

”Pengunjung banyak datang kesini karena menyukai air terju masih alami dan ada tiga air terju sekaligus. Mereka kagum ada air terjun bagus ditengah hutan,” kata Harno.

Pemadangan di air terjun gulingan masih alami. Karena lokasinya harus berjalan kaki dan keadaanya masih alami dan masih bersih. Tidak ada sampah dan keadanya masih alami dengan kondisi batu besar-besar disekitar.

”Di lokasi air terjun sudah ada satu penjual jajan. Dan warga tidak memungut biaya atau karcis menuju ke lokasi,” terang dia.

Menurutnya setiap hari Sabtu dan Minggu pengunjung setiap hari bisa sampai 100 sampai 200 orang. Sedangkan hari biasa pen gunjung bisa mencapai 50 orang. Mayoritas pengunjung adalah anak muda dan pelajar sekolah.

”Waktu kunjungan biasanya paling banyak pada pagi dan sore hari. Karena lokasi ini berada di lahan Perhutani pengunjung tidak tarik retribusi,” ujarnya.

Velia warga Semarang yang sengaja datang ke air terjun Gulingan tahu dari informasi sosial media. Setelah dilihat dan dibuktikan sendiri dengan mendatangi lokasi, ternyata benar. Lokasi dan air terjun masih alami dan menawarkan pemadangan alam yang bagus.

”Seru dan bagus pemadanganya. Selain untuk menikmati pemadangan, juga cocok untuk berfoto selfie di lokasi,” kata dia.

Selain pemangan bagus, kata dia pengunjung bisa menikmati kesegaran air terjun yang masih alami. Kesegaran air terjun menjadikan pengunjung belum puas jika belum basah-basahan di tempat lokasi. Tempat tersebut juga bisa digunakan untuk relaksasi air terjun yang airnya terjun langsung dari atas.

”Rasanya segar dan fresh usai basah-basahan di air terjun. Airnya jernih dan masih alami,” terang dia.

Namun, dirinya mengaku akses jalan sepanjang dua kilometer masih alami dan belum dibangun oleh warga sekitar atau pemerintah daerah. Seharusnya obyek wisata bagus tersebut infrastruktur jalan dan tempat penitipan kendaraan belum dikelola dengan baik.

”Jika jalan diperbaiki dan infrastruktur bagus maka pengunjung aka semakin banyak,” tandasnya.

Sementara itu, Kabid Pariwisata Disporabudpar Grobogan mengatakan, air terjun gulingan memiliki pesona yang sangat menarik. Lokasi itu, juga menarik wisatawan untuk datang ke lokasi. Namun, lokasi jauh dari jalan menjadi kendala dalam pengelolaan air terjun.

”Lokasi wisata Air Terjun Gulingan berada di Perum Perhutani Purwodadi. Lokasi dan pemadanganya layak jual dan perlu dipromosikan,” ujarnya.(PeduliGroboganYuk.com)

Kerasnya Semangatmu Tidak Akan Mampu Menembus Dinding Takdir Allah

Untaian Hikmah Ibnu Atha'illah Assakandari #3
سوابق الهمم لا تخرق أسوار الأقدار


Kerasnya semangatmu (sawabiqu al-himam) tidak akan mampu menembus DINDING taqdir Allah (aswar al-aqdaar)

سوابق الهمم لا تخرق أسوار الأقدار هذه الحكمة لما قبله وتصله أيضا لما بعدها كأنه قال إرادتك أيها المريد خلاف ما أراده مولك لاتجدى نفعا لأنه إذا كانت سوابق الهمم أي الهمم سوابق سريعة التأثير في الأشياء وهي قوي النفس التي تنفعل عنها الأشياء

Adapun beraneka ragam pesatnya kecepatan rasa ingin yang menggebu, yang diibaratkan seperti pesatnya laju kuda, tidak akan mampuh membelah berbagai bentengnya taqdir.
Hikmah ini menjelaskan atas hikmah sebelumnya, dan juga pantas atas hikmah sesudahnya. (ka'annahu) Telah berkata mushonnif (iridatukal murid... ileh) "Adapun keinginanmu hai MURID - bertentangan atas sesuatu perkara yang telah dikehendaki (ditetapkan) oleh Allah maka tidak akan menemukan kemanfaatan. Karena sesunggunya tatkala terbukti pesatnya keinginan, yakni keinginan yang kukuh, yakni tepatnya sasaran dalam setiap perkara, maka hal demikian adalah dahsyatnya nafsu yang akan terjadi olehnya setiap perkara....

Dalam hikmah ini mshonnif menjelaskan atas hikmah sebelumnya bahwa janganlah bersandar kepada amal, walaupun pesatnya amal yang dibarengi cita-cita yang tinggi tidak akan mampu membelah atas ketentuan Allah yang diserupakan dengan benteng yg kokoh.

Qodar yang ini adalah ketentuan Allah yang sesuai dengan ilmunya Allah, yaitu yang disebut QODLO MUBROM. Nah..., ketentuan seperti ini tidak akan berubah walaupun dengan pesatnya keinginan para Nabi atau para Wali atau yang lainnya, sekalipun mereka adalah orang-orang fasiq, paranormal, tukang sihir, tukang tenung dan lain sebagainya.

Dan, hikmah yang ini menitik-beratkan mengenai "AMRUN KHORIQUN LIL'ADAT" perkara yang mampuh membedah adat kebiasaan, bukan hanya sebarang keinginan.

وتكون للولي كرامة ويقال فعل كذا بهمته إذا وجهها إليه فووجد ولغيره كساحروالعائن إهانة لا تنفعل عنها االأشياء إلالا بتدير الله تعالى أي بإذنه سبحانه

Dan terbukti (sawabiqul himam) atas Wali adalah KAROMAH (kehurmatan), maka apabila seorang Wali berbuat pada sesuatu tatkala dihadapkan dengan HIMMAH-nya, maka terbuktilah. Sedangkan selain Wali adalah tukang sihir dan tukang tenung (ramalan), bagi mereka adalah IHANAH (penghinaan).
Tidak akan terjadi berbagai perkara dari (sawabiqul himam) kecuali dengan taqdir Allah ta'ala, yakni atas dasar izin Alloh subhanahu wa ta'ala....

"AMRUN KHORIQUN LIL'ADAT" atau perkara yang mampuh membedah adat kebiasaan,

● Kalau datangnya melalui cikal bakal Nabi disebut Irhash.

● Kalau datangnya melalui Nabi disebut Mu’jizat.

● Kalau datangnya melalui Wali disebut Karomah.

● Kalau datangnya melalui orang Mu'min disebut Ma'unah.

● Kalau datangnya melalui orang Fasiq atau orang Kafir disebut istidroj.

Imam Abu Hasan al-Asy’ari dan al-Asya’irah mendefinisikan qadha `:

إرادة الله الأشياء في الأزل علي ما هي عليه فيما لا يزال فهو من صفات الذات عندهم

Kehendak Allah pada segala sesuatu (mahluk) sejak zaman azali telah berlaku menurut keadaanNya pada waktu adanya Qadho’ dan tidak akan pernah berubah karena itu adalah termasuk sifat untuk dzat Allah menurut pemahaman ulama’ (al-Asya’irah).

Al-Asya’irah menguraikan pemahaman qodar sebagai berikut:

إيجاد الله الأشياء علي قدر مخصوص, ووجه معين, كما أراده الله, وهو من صفات الأفعال لأنه عبارة عن الإيجاد

Allah menciptakan segala sesuatu menurut ukuran tertentu, bentuk tertentu sebagaimana yang dikehendaki oleh Allah sedangkan Al-qodar merupakan sifat perbuatan Allah karena sesungguhnya ia diibaratkan sebagai penciptaan Allah semata .

Himmah itu merupakan keinginan nafsu dan lahir dari kemauan manusia yang dikategorikan dalam berbagai situasi antaranya:

- Ahli sufi menyatakan himmah seorang wali dari segi keyaqinannya yang kuat kepada Allah.

- Orang yang Beruzlah (bertapa / menyendiri) juga memiliki keinginan yang kuat sbagai cara untuk penyucian jiwanya

- Ahli maksiyat juga memiliki kemauan yang jahat
Penyihir pula memiliki tipu daya yang licik.

Dalam pengertiannya himmah itu terbagi dua yaitu sughro (kecil) dan kubro (besar).

Himmah sughro :

Keinginan manunusia yang tunduk dan patuh kepada ujian dan tantangan yang di alaminya sebagai syarat tercapainya suatu tujuan.

Himmah kubro :

Keinginan hati manusia yang berhubungan dengan Allah tanpa pemutusan / tanpa washithoh (lantaran) sebagai bukti keyaqinannya dalam penyujian diri dan batinnya semata-mata hanyalah allah yang ada , dan Orang-orang yang Anugrahi Himmah kubro selalu berpegang teguh bahwa seandainya tidak karena kehendak dan kuasa Allah atas suatu usaha maka ikhtiar tidak memberi bekas dan tidak memberi manfaat sama sekali.

Tegasnya al-qodar itu adalah ILMU ALAAH (ariif) yaitu ketetapan Allah swt yang telah ditentukan sejak Zaman azali Terhadap semua makhlukNya.

Al-qodar itu berjalan dengan ILMU Allah ta’ala sedangkan sifat ilmu itu adalah salah satu dari sifat dari dzat Allah yang wajib bagiNya dan mustahil ALLAH tidak bersifat demikian. Dalam masalah ini Rasulullah SAW bersabda yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim:

إن سائلا قال يارسول الله ما الإيمان

Ketika ada Seseorang yang bertanya kepada Rasulullah SAW:

Wahai Rasulullah Apakah iman itu ?

قال: هو أن تؤمن بالله وملائكته وكتبه ورسله واليوم الأخروتؤمن بالقدر خيره وشره, حلوه ومره من الله تعالي

Nabi menjawab: Iman adalah percaya bahwa engkau beriman kepada Allah, para malaikat, kitab-Nya, para rasulNya, hari akhirat dan beriman kepada qodar Allah baik dan buruknya, manis atau pahitnya adalah datang dari ketentuan Allah.

Meskipun kita wajib beriman kepada qodha `dan qodar, kita wajib juga berbuat / meninggalkan dan berusaha untuk mencapai apa yang dicita-citakan dengan izin Allah SWT juga IMAN adalah mumalah Batin dan USAHA (ikhtiyar) adalah Muamalah lahir sebagai wujud Ibadah secara kemanusiaan.

Renungkan beberapa firman Allah berikut ini:

1- إنا كل شيء خلقناه بقد ر

Sesungguhnya Kami (Allah) telah membuat sesuatu menurut ketentuanNya masing – masing. (Surat al-Qamar: 49)

2 – و ما هم بضا رين به من أحد إلا بإذن الله

Mereka tidak dapat menghildar / menghilangkan bahaya dari siapa pun kecuali dengan izin Allah SWT.

3 – لن يصيبنا إلا ما كتب الله لنا هو مولانا وعلي الله فليتوكل المؤ منينقل

Katakanlah! Sekali-kali tidak akan menimpa kami melainkan apa yang telah ditetapkan Allah kami dan Dialah Pelindung kami, dan hanyalah kepada Allah orang-orang yang beriman wajib bertawakkal. (Surat al-Taubah: 51)

Sandarkan Niat Kepada Allah SWT


Sandarkan Niat Kepada Allah SWT,
ما توقف مطلب أنت طالبه بربك ولاتيسر مطلب أنت طالبه بنفسك

Artinya

Tidak akan terhenti cita-cita yang kau cari dengan Tuhanmu. Dan tidak akan mudah cita-cita yang kamu cari dengan mengandalkan dirimu

Ketika kamu ingin menggapai sesuatu dengan mengandalkan taufiq dari Allah, mengesampingkan kekuatan dan usahamu, maka kamu tidak akan rugi dan pasti akan berhasil. Sebaliknya kalau kamu mencari sesuatu itu dengan mengandalkan kekuatan dan usahamu maka pasti kamu tidak akan berhasil dan kamu akan rugi dan kalah. AlHikam #33

Top